5/16/2008

Maria: Mencintai Tak Harus Memiliki

Sebagai seorang mesir maria sangatlah romantis, maria hidup dengan ke romantisan. Dia percaya bahwa semua memiliki jodohnya masing-masing. Bahwa Mesir dan kebudayaannya yang tinggi itu tidak akan ada bila tidak ada Nil. Bahwa Mesir dan Nil adalah jodoh. Bahwa jodoh adalah rahasia Sang Mahapencipta. Sehingga dirinya tidak dapat menerima begitu saja, ketika kembali dari beristirahat di rumah keluarga Girgis, dia mengetahui bahwa Fahri telah menikah.

Dalam salah satu adegan Maria juga dengan sangat romantis menyatakan bahwa dia baru menyadari perbedaan antara ”... mencintai dengan keinginan untuk memiliki... ”. Maria bahkan minta maaf sekitar 3 kali kepada Fahri dan Aisha.

Benarkah mencintai tak harus memiliki?
Sebelum anda menjawab pertanyaan dia atas, izinkanlah saya membagi cinta dalam 2 tingkatan

Pertama, Pecinta tingkat remaja. Ciri kelompok ini adalah rasa memiliki yang tinggi, pada kelompok ini mereka menempatkan dicintai lebih indah di bandingkan mencintai. Tidak boleh ada orang lain, hanya dia yang boleh dekat dan dicintai. Dan ketika ada orang lain yang di cintai selain dia, maka mudah di tebak yang ada: benci tapi rindu

Kedua, Pecinta tingkat dewasa. Ciri kelompok ini tidak lagi menempatkan dicintai lebih indah di bandingkan mencintai tapi malah sebaliknya mencintai lebih indah dibandingkan dicintai. Cinta adalah cinta itulah ciri kelompok ini tidak ada lagi kata benci tapi rindu yang ada hanya cinta dan indah. Dan tingkatan inilah yang hendak di masuki oleh maria.

Anda berada di tingakat mana?Pecinta tingkat remaja atau Pecinta tingkat dewasa.