10/27/2008

Wanita Bahenol Itu

Ada banyak alasan kenapa saya masih takut untuk masuk tempat dugem, salah satu alasannya adalah karena di situ penuh dengan wanita-wanita bahenol. Waduh, padahal membayangkan wanita, saya selalu teringat ibuku, tetapi di sana itu saya melhat wanita lain.

Tanpa alasan yang jelas wanita itu bisa demkian seksinya, demikian menggetarkan pakaiannya. Dan saya terguncang oleh kelemahanku sebagai manusia waras. Tak ada lelaki yang tak lemah mengadapi wanita, apalagi wanita cantik. Sudah cantik seksi pula. Sudah seksi "minim" lagi. Sudah minim nantang lagi. Padahal mereka hanya menantang untuk kemudian lari. Kiamat. Kiamat.!!!

Melihat wanita itu saya seperti melihhat uang hasil rampokan di depan mataku. Saya memang perlu uang, tetapi saya harus belajar takut untuk memakai uang yang bukan hak saya. Malangnya, uang-uang yang saya takutkan itu malah selalu mengitari diriku ini, mengikutiku kemanapun saya pergi. Wooo, pusiing..pusiing berat..!!

10/06/2008

Beribadah Sekaigus Berbuat Dosa

Banyak hal yang membuat haru hatiku saat lebaran tiba. Misalnya penjaga masjid di di daerah saya yang selalu menunda pulang mudiknya karena harus menyelengarakan bermacam-macam kegiatan. Mulai dari memimpin anak-anak takbir keliling kampung di malam hari sampai menyiapkan perlengkapan shalat Idul Fitri di esok hari. Maka ketika kampung telah sepi, ia masih harus mengepel lantai, menggulung karpet dan memunguti koran-koran bekas untuk alas shalat. Wahai koran bekas itu betapa banyaknya. Padahal jika setiap pembawa itu membawa kembali korannya, gunungan kotoran itu tak akan ada.

Ini bukan soal tradisi buang sampah sembarangan yang memang sudah termashur di Indonesia. Ini lebih menyangkut soal kelakuan kita yang membuat kenapa kerusakan tatanan di hampir semua lini itu terjadi. Penyakit boleh menyebar menjadi bemacam-macam versi, tapi sumbernya ternyata satu saja: diri sendiri.

Tapi beginilah tabiat kita ini, sambil beribadah pun bisa sekaligus berbuat dosa. Jelas sekali, kenapa ada jenis peribadatan yang rendah saja pengaruhnya bagi perbaikan kelakuan. Kita tetap di sini, seperti ini, tak ada yang berubah juga. Kita adalah pribadi yang sama dengan yang kemarin, yang berani menebar kekotoran tanpa berani membersihkan.

Prioritas kita terhadap diri sendiri ternyata masih luar biasa. Konsep membersihkan diri tanpa peduli kebersihan tetangga adalah hal yang biasa. Menjaga kebersihan mobil sendiri sambil membuang limbahnya ke mana saja, karenanya juga hal yang biasa. Akibatnya, yang bersih dan yang kotor, yang lebih dan yang kurang, di negeri ini memang bisa berdampingan dengan sangat kontrasnya.

Apalagi yang bisa diharap dari masyarakat yang hanya bisa memakai tanpa mau merawat, Sanggup mengotori tanpa sanggup membersihkan, hanya mau enak tapi enggan menanggung risikonya, hanya bisa mementingkan diri sambil mengabaikan kepentingan sekitarnya.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429H, mohon maaf lahir dan batin.

9/20/2008

Jatuh Cinta Versi Imajinasi

Untuk urusan jatuh cinta saya juga bisa di golongkan sebagai orang yang berpengalaman ;-). Kuliah di kampus yang terkenal dengan wanita cantiknya. apalagi posisi saya pada saat kuliah adalah yang seorang asisten dosen di lab yang mendampingi mahasiswa di lab. Karenanya hampir setiap saat saya bisa saja jatuh cinta: Kadang jatuh cinta pada teman seangkatan, kadang yang beda angkatan dan kadang pula beda jurusan. Rasanya saat itu kemanapun mata memandang yang terlihat adalah kawa-kawan kuliah yang cantik. Dan syukyurlah, di antara semua teman yang saya taksir itu tidak ada satupun yang menjadi pacar saya.

Macam-macam saja alasannya, tapi terbesar adalah karena saya sendiri penyebabnya. Tegasnya, saya memang cuma asyik jatuh cinta tetapi tidak terlalu bernafsu untuk pacaran karena pasti ditolaknya. Rasa percaya diri ditolak inilah yang membuat saya malah merasa bebas. Bebas jatuh cinta kepada siapa saja dan bebas putus kapan saja saya mau, tanpa perlu pihak yang saya taksir itu membalas atau malah sekadar tahu.

Saya pernah naksir seorang teman yang begitu cantiknya sehingga kalau saya maju terus pasti tidak kebagian. Dan benar, seluruh dari kami, mahisiwa paling top pun terpaksa harus gigit jari, karena kecantikan yang keterlaluan seperti itu tidak cocok bagi kelas mahasiswa yang payah modalnya. Dari awal saya sudah mengerti kemungkinan ini, maka untuk apa berdarah-darah atas sesuatu yang saya tahu ia bukan jatah saya. Tetapi untuk menjadi pacar bagi imajinasi, saya bebas pacaran sesuka hati dengan teman ini. Persis seperti Ebiet G Ade bercinta dengan Camellia. Itu sebuah percintaan yang menurut saya dahsyat sekali. Dari pandangan pertama sampai Camellia masuk liang lahat, ternyata belum sekalipun Ebiet pernah menjumpai. Apakah Ebiet menjadi gila karenanya? Tidak. Ia sehat sekali, waras sekali dan malah suskes sekali. Karena energi jatuh cinta itu, jika cerdik cara mengelolanya memang luar biasa.

Di dalam perasana jatuh cinta itu, semuanya menjadi penuh sensasi. Melihat mega-mega berarak, seperti melihat puisi. Melihat jemuran berkelebat seperti melihat burung-burung berterbangan di atas sawah. Melihat rinai hujan, seperti melihat air mata peri-peri cantik berjatuhan. Tak ada yang tidak indah ketika saya jatuh cinta. Sesumbang apapun suara ini, bawaannya melulu ingin beryanyi. Sepayah apapun tampang saya, rasanya ingin selalu berkaca. Jadi jika begini besar efek jatuh cinta dalam mendatangkan keindahan, kenapa saya tidak jatuh cinta setiap hari saja? Maka saat itu, saya merdeka untuk jatuh cinta setiap kali tanpa takut patah hati. Jatuh cinta semacam ini ternyata hemat sekali; tidak harus kehilangan ongkos nonton bareng, makan bareng, dan tidak perlu repot-repot bertengkar segala. Padahal ongkos pertengkaran itu, ongkos mental terutama, besar sekali!.

Dalam keadaan jatuh cinta versi saya ini, yang ada cuma keinginan bernyanyi . Barnyanyi saat jatuh cinta itu luar biasa menggelegak walaupun saya tau suara ini tak semerdu ariel peterpan. Betapa hati akan melulu dipenuhi kegembiraan cinta. Dan hati yang penuh cinta akan melihat apa saja, tiba-tiba dengan perasaan cinta. Berkarya apa saja jadi penuh semangat cinta.

7/31/2008

Mari Menjadi Manusia "Gaib"

Momen ketika manusia tersenyum merupakan moment paling misterius dan multitafsir. Anda akan lebih muda menebak manusia yang sedang menekuk muka ketimbang menebak orang yang sedang tersenyum (baca:Senyum..! bikin hidup lebih bermakna) . Dalam hal ini saya tidak sedang membicarakan senyum dalam kaitan dengan kegembiraan atay semacamnya. Senyum yang masih mewakili perasaan masih gampang di tebak dan di rumuskan.

Senyum yang saya maksudkan kali ini tidak mewakili apa dan siapa, dalam artian senyuman yang tidak terjerat sebagai apa dan siapa. Kalau ada manusia yang sudah memakai rumus ini ia akan segera menjadi manusia "gaib" dan serba tak tertebak. Anda akan sangat sulit menebak apakah dia sedang punya duit atau tidak, sedang banyak utang atau tidak.

Perjalanan untuk menuju titik ini tidaklah mudah, anda harus melewati marah, panik, gelisah yang begitu rumit. Cobalah anda memandang di sekeliling anda. Anda pasti sering melihat, betapa makin tua umur seseorang, kian gampang ia diam, mendengar, berkata secukupnya dan mulai banyak senyum.

Banyak orangtua yang saat mudanya hanya mau berkata, di dengar dan di perhatikan. Namun setelah itu, dia merasakan enaknya diam, mendengar dan memperhatikan. Pada saat itulah manusia mulai dekat dengan senyumnya.

6/25/2008

DATING VIOLENCE: KORBAN-KORBAN YANG MASIH DIAM!

sumber : http://www.janganbugildepankamera.org/


Hampir setahun sejak Gerakan JBDK dilaunching melalui situs JBDK ini, fenomena Bugil Depan Kamera semakin memperlihatkan wajah aslinya yang paling sadis. Yakni: eksploitasi terhadap perempuan. Berbagai kasus baik yang masuk ke pemberitaan media massa, maupun yang mampir sebagai konsultasi ke Tim Kerja Gerakan JBDK ada berupa (i) pencemaran nama baik, terutama foto serta video bugil palsu dari beberapa selebriti atau orang yang cukup dikenal; (ii) berkenaan dengan persaingan politik, menjatuhkan lawan dengan penyebaran gambar atau film bugil; dan (iii) eksploitasi terhadap perempuan dalam dan di luar masa pacaran, salah satu bentuk nyata dari violance dating.

Sebelumnya di buku elektronik JBDK pernah dibuatkan siklus bugil depan kamera sampai berujung eksploitasi sebagai berikut:

Skenario umum yang terjadi dari kasus-kasus bugil depan kamera bisa disimpulkan seperti diagram berikut:

jbdk-siklus.JPG

Diagram 1: Siklus Bugil Depan Kamera

Yang terbanyak bermula dari kencan dan seks yang ceroboh. Kemudian iseng mencoba-coba mendokumentasi adegan kencan dan seks, lalu menyimpan dan membaginya antar pelaku, atau diam-diam oleh pasangan pelaku maupun pihak ketiga. Sampai di tahap ini mereka merasa aman-aman saja, percaya kepada komitmen. Mereka baru sadar bahwa perbuatan mereka bermasalah ketika rekaman itu beredar di masyarakat, dengan berbagai cara dan media. Responden JBDK yang juga dihadirkan di acara talkshow K!ckAndy MetroTV 6 September 2007 mengutarakan bahwa, “..kami tidak khawatir karena kami punya komitmen menjaga rekaman ini di antara kami berlima. Kami group yang kompak dan setia, jadi tidak mungkin saling menyakiti. Ketakutan datang ketika handphone milik salah satu dari kami hilang entah dicuri. Kami tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya bila film kami beredar..”

Setelah beredar, problem berurutan muncul, di antaranya mengganggu mental dan perilaku secara pribadi. Ada di antaranya sampai orang tuanya harus pindah tempat tinggal, atau mengungsikan anaknya. Sekolah atau pekerjaan menjadi berantakan. Sebagian mendapatkan pengucilan dari masyarakat, dan sebagian diproses di kepolisian. Meski proses hukum tidak serius, namun cukup menambah proses mempermalukan para pelaku di lingkungannya. Belum lagi ditambah menjadi bulan-bulanan pemberitaan di media.

Dan yang sekarang terkuak, sejak launching Gerakan J/B/D/K, ternyata banyak di antaranya merupakan kasus-kasus eksploitasi, terutama secara seksual kepada perempuan. Mulanya ada yang dipaksa menyatakan cinta dengan memilih apakah direkam bugil, atau berhubungan badan. Ketika bersedia direkam bugil, selanjutnya diancam akan disebarkan bila tidak memenuhi hasrat. Ada juga yang telah direkam beradegan cabul, terus menerus diperalat sebagai budak seks untuk memenuhi setiap saat dibutuhkan. Di antaranya ada yang sudah berlangsung lebih dari dua tahun, telah berganti pacar atau telah bersuami, namun tetap mendapatkan perlakuan eksploitasi. Kasus pelajar puteri SMP di Lampung belakangan ini bahkan dilakukan sekelompok pelajar, menjadi budak seks selama hampir setahun.

Jadi semakin jelas bahwa tantangan ke depan kita adalah soal potensi kekerasan terhadap perempuan yang diperparah oleh penyalahgunaan teknologi.

Info lebih lanjut mengenai Dating Violance atau Kekerasan Dalam Pacaran? Silakan klik » Dating Violance

6/23/2008

Beratnya Menjadi Remaja

Setelah manusia dibangkitkan dari alam kubur oleh Allah SWT, maka manusia akan digiring secara bekelompok-kelompok dengan bertelanjang kaki, tidak berpakaian menuju tempat yg disebut Padang Mahsyar yaitu tanah berpasir putih dan sangat datar dimana tidak terlihat lengkungan maupun tonjolan. Padang di mana matahari cuma berjarak sejengkal dari kepala, panas memanggang dan haus mencekik. Di tempat itulah saat dimana air dan tempat berteduh justru sedang di haramkan untuk manusia keculai beberapa golongan belaka. Di antara golongan manusia itu ialah remaja yang taat beragama dan pemimpin yg adil.

Betapa tingginya kedudukan remaja semacam itu hingga ia di sejajarkan dengan pemimpin yang adil. Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah kenapa jika yang taat beragama itu adalah remaja maka derajatnya akan diangkat ke langit tinggi?
Jawabanya ialah, karena taat beragama itu berat dan menjadi remaja itu juga berat.

Remaja, jangankan berpikir soal shalat dan puasa, di teror jerawat saja sudah setengah mati. Ia bisa menolak keluar dari rumah, membatalkan kencan, dan malah bisa minta di operasi.
Itu baru jerawat, belum gigi. Gigi agak maju sedikit saja ia harus bingung memasang kawat gigi. Malah ada remaja yang giginya sudah baik-baik saja pun kawat ini harus tetap di pasang pula karena begitulah modenya. Itulah kenapa kawat gigi itu bisa di hiasi mutiara, timah dan batu akik...


Ada pula remaja yang mengaku beruntung karena bebas jerawat dan bebas gigi maju, tapi sayangnya, tampangnya biasa-biasa saja. Tanggung, kata orang. Kalau kumpul yang jelek baru kelihatan gantengnya, kalau kumpul yang ganteng terlihat jeleknya:D. Remaja semacam ini jika ia sedang ketemu musuh jeleknya dan muncul cakepnya, ia akan gembira sampai lupa diri. tapi begitu situasinya terbalik, sedang ketemu yang cakep dan muncul jeleknya, ia langsung ingin bunuh diri.

Itu tadi remaja yang tanggung. Sekarang bagaiman remaja yang tidak cuma tanggung tapi memang sudah jelek. Kemana-mana suram melulu hidupnya. Terhadap cermin ia alergi. Kalau yang tanggung tadi hanya sekali-kali muncul niat bunuh dirinya, nah kalau yang ini memang sudah persiapkan tali di tasnya. Hidup baginya sudah tak menarik lagi dan harus cepat-cepat di akhiri.

Dari tadi kita bicarakan remaja yang jelek, bagaiman dengan yang keren?. Sama saja godaanya. Karena remaja ini akan sering di tawari pacaran di mana-mana. Hidup baginya nampak mudah, tapi bahaya mengepung di mana-mana. Karena sibuk pacaran ia terpaksa kawin muda, malah ada yang hamil duluan tanpa tau siapa pasangan resminya. Pihak yang semula disangka bahagiah ini mutu hidupnya hilang dalam waktu singkat. Akhirnya ia cuma menjadi ogokan masyarakat. Sementara yang lain berkembang ia telah berhenti.

Jadi jelas, ancaman remaja untuk tidak taat beragama memang begitu tinggi. Itulah Kenapa Allah menjanjikan derajat yang tinggi pada mereka yang lulus ujianNya.

salam

mulus


5/16/2008

Maria: Mencintai Tak Harus Memiliki

Sebagai seorang mesir maria sangatlah romantis, maria hidup dengan ke romantisan. Dia percaya bahwa semua memiliki jodohnya masing-masing. Bahwa Mesir dan kebudayaannya yang tinggi itu tidak akan ada bila tidak ada Nil. Bahwa Mesir dan Nil adalah jodoh. Bahwa jodoh adalah rahasia Sang Mahapencipta. Sehingga dirinya tidak dapat menerima begitu saja, ketika kembali dari beristirahat di rumah keluarga Girgis, dia mengetahui bahwa Fahri telah menikah.

Dalam salah satu adegan Maria juga dengan sangat romantis menyatakan bahwa dia baru menyadari perbedaan antara ”... mencintai dengan keinginan untuk memiliki... ”. Maria bahkan minta maaf sekitar 3 kali kepada Fahri dan Aisha.

Benarkah mencintai tak harus memiliki?
Sebelum anda menjawab pertanyaan dia atas, izinkanlah saya membagi cinta dalam 2 tingkatan

Pertama, Pecinta tingkat remaja. Ciri kelompok ini adalah rasa memiliki yang tinggi, pada kelompok ini mereka menempatkan dicintai lebih indah di bandingkan mencintai. Tidak boleh ada orang lain, hanya dia yang boleh dekat dan dicintai. Dan ketika ada orang lain yang di cintai selain dia, maka mudah di tebak yang ada: benci tapi rindu

Kedua, Pecinta tingkat dewasa. Ciri kelompok ini tidak lagi menempatkan dicintai lebih indah di bandingkan mencintai tapi malah sebaliknya mencintai lebih indah dibandingkan dicintai. Cinta adalah cinta itulah ciri kelompok ini tidak ada lagi kata benci tapi rindu yang ada hanya cinta dan indah. Dan tingkatan inilah yang hendak di masuki oleh maria.

Anda berada di tingakat mana?Pecinta tingkat remaja atau Pecinta tingkat dewasa.

4/23/2008

Mahluk Dengan Berbagai Pesona

Diciptakan alam pria dan wanita
dua makhluk dalam asuhan dewata
ditakdirkan bahwa pria berkuasa
adapun wanita lemah lembut manja

wanita dijajah pria sejak dulu
dijadikan perhiasan sangkar madu
namun ada kala pria tak berdaya
tekuk lutut di kerling wanita


Saya tidak tau apa yang melatar belakangi Ismail Marzuki menciptakan lagu 'sabda alam' ini. Yang jelas syair lagu tersebut telah mengkonstruksikan betapa perempuan menyimpan berbagai pesona abadi. Dan pesona itu pun di lukiskan ismail marzuki melalui syairnya (lemah, lembut ,manja, pria tak berdaya, tekuk lutut di kerling wanita).

Dalam sejarah peradaban hidup manusia, mahluk Tuhan yang satu ini memang selalu menjadi sumber inspirasi dan aspirasi, entah itu diapresiasi melalui notasi lagu, patung, cerita, atau sederet karya seni lainnya.
Lihat saja bagaimana karya-karya seorang Leonrdo Da Vinci yang banyak terinspirasi dari mahluk yang bergender feminim ini. Lihat pula betapa besar peranan Khadijah dalam membesarkan hati Rasulullah, semasa beliau dirundung kegelisahan luar yang biasa. Dan masih banyak lagi peranan wanita yang saya tidak bisa sebutkan satu persatu..

Berangkat dari fakta inilah saya ingin mengucapkan terimah kasih kepada semua perempuan terutama untuk ibundaku tercinta,
Dan saya pun berharap agar semua kaum perempuan menjadi putri sejati yang harum namanya seperti cita-cita Ibu Kartini.

Selamat Hari Wanita/kartini

4/09/2008

Nikmati sajalah!!

"WHAT A WONDERFUL WORLD" itu sih cocoknya untuk orang yang tinggal di kampung, kalau di kota mana ada pohon hijau yang ada hanya macet dan macet baby plus poanas. komentar seorang pengunjung blog setelah membaca coretan "WHAT A WONDERFUL WORLD"

Sebenarnya untuk menikmati hidup ini yang di perlukan hanyalah bagaimana cara kita memandang dan memaknai hidup ini...Masalahnya sekarang bagaimana caranya saya bisa menikmatinya?
Pada awal kita muncul di dunia ini sebenarnya hidup kita ini sudah indah, namun seiring waktu berjalan dan dengan berbagai kesibukan yang ada, kadang kita tak bisa lagi menikmati indahnya hidup ini.

Cobalah untuk berhenti sejenak, melihat kiri kanan barangkali ada yang bisa dinikmati. Perhatikan alam sekitar anda. Dari orang yang berjalan, suara yang anda dengar, sampai bau yang masuk lewat hidung. Saya kira dengan sedikit ketrampilan anda dalam memandang dan memaknai kehidupan yang anda jalani, hari-hari yang akan anda lalui bisa menjadi hari-hari terbaik dalam kehidupan Anda.

Sebuah pepatah pernah menyatakan : ‘kita tidak pernah melewati sungai yang sama dua kali’. memang benar, sebab tiap detik air sungai selalu berganti. Demikian juga dengan sang waktu, tiap detik yang di lewati tidak akan pernah bisa terulang kembali. Karena tidak bisa di ulang satu-satunya pilihan kita hanya menikmatinya..!!!

3/26/2008

WHAT A WONDERFUL WORLD

Ada saja cara sang kehidupan berbicara dengan kita,
Demikian juga ketika saya bersama keluarga sedang dilanda macet sang kehidupan itupun datang dan mencoba berbicara. Kali ini dia datang lewat lagu dengan judul "WHAT A WONDERFUL WORLD" , lagu yang di bawakan apik oleh Louis Armstrong. Suaranya yang berserak diiringi musik jazz menambah indahnya lagu ini. Namun bukan itu saja yang saya kagumi melainkan makna yang terkandung di dalam syair lagu tersebut

I see trees of green, red roses too
I see them bloom for me
and you
And I think to myself, what a wonderful world

I see skies of blue and clouds of white
The bright blessed day, the dark sacred night
And I think to myself, what a wonderful world


The colours of the rainbow, so pretty in the sky
Are also on the faces of people going by
I see friends shakin' hands, sayin' "How do you do?
"
They're really saying "I love you"

I hear babies cryin', I watch them grow

They'll learn much more than I'll ever know

And I think to myself, what a wonderful world
Yes, I think to myself, what a wonderful world

Mungkin bagi anda yang sudah terlanjur memandang kehidupan ini keras, jahat dan kejam akan merubah pandanganya tentang kehidupan ini.

2/29/2008

Hadapilah dengan senyuman

Badai hidup memang tak pernah usai. Jangankan berkurang.! Intensitasnya akan semakin meningkat. Banjir siklus lima tahunan sudah menjadi tahunan. Harga sembilan bahan pokok yang mencekik muncul kembali. Gaung resesi ekonomi mulai terdengar lagi.

Jurus apa yang bisa menyiasati kehidupan dengan tekanan seperti itu? Hadapilah dengan senyum. "Don't worry be happy", begitulah kata sahabat saya yang mengutip dari salah satu iklan.

Anda mungkin masih ingat dengan senyuman khas mantan Presiden kita, Jenderal Besar Soeharto. Senyuman itu tak akan mudah dilupakan oleh siapa pun yang pernah melihatnya.

Saya bisa membayangkan kesulitan dan tantangan yang dihadapi sang Jenderal ketika menjadi presiden. Dimulai dari pemulihan kondisi keamanan yang serba semrawut, ekonomi yang amburadul, hingga birokrasi yang melempem. Bukan kegarangan yang ia perlihatkan di depan publik. Bukan kecemasan yang ia isyaratkan di depan para pembantunya. Ia menghiasi seluruh pemikirannya dengan senyum yang pas.

Menghadapi presiden dari mancanegara yang lebih cas-cis-cus dalam berbahasa, atau petani dalam Kelompencapir yang sederhana, ia tetap mengedepankan jurus “Smiling”. Jurus ini sangat mumpuni untuk menjembatani perbedaan yang tajam sekalipun.

Senyum memang tak menyelesaikan persoalan secara langsung, tapi dengan senyum, semua persoalan dibuat lebih ringan. Senyum mampu mengurangi gravitasi persoalan. Persoalan jadi lebih enteng melayang yang membuat kita mudah menguraikan dan menemukan jawabannya. Senyum membuka cakrawala harapan, menumbuhkan benih iman, dan mengelolanya bukan dengan kemarahan tapi kearifan kasih. Tersenyumlah, Pembaca

2/14/2008

Hujan Cinta

Seorang sahabat mengirim sms kesaya.. isi smsnya sih sesuai dengan moment february (valentine) " Sudahkah anda menemukan cinta hari ini???", sebagai manusia yang masih mempunya pulsa..;-) tentunya saya membalas sms tersebut. Isi smsnya saya kutip dari kahlil gibran "Cinta itu bisa kita jumpai di mana-mana, tergantung pada siapa diri kita didalam"

Apa yang ingin saya katakan kali ini adalalah -- Bahwa dari dulu kita ini sudah mengenal cinta.. Orangtua berpelukan penuh cinta ketika manusia dibikin. Disusui ibu penuh dengan pelukan cinta. Banyak ayah yang tidak jadi memasukkan makanan ke mulut hanya karena mau berbagi cinta dengan anak-anaknya. Makanan dan minuman manusia datang dari alam yang berlimpah cinta.

Tidak salah bila seorang sahabat pernah mengandaikan "kehidupan ini sebagai hujan cinta yang tidak pernah berhenti". Cuma sebagian memayungi dirinya dengan keangkuhan sehingga badannya kering dari hujan cinta.

1/21/2008

Ayat-ayat Cinta

Awalnya sih hanya penasaran aja dengan cerita teman-teman tentang novel yang satu ini, dan rasa penasaran itupun yang memaksa saya untuk membeli novel tersebut..

Membaca novel yang satu ini, memang beda. Penulis novel ini berhasil menggambarkan sosial-budaya Timur Tengah dengan sangat hidup. Saya seakan-akan dibawa ke Mesir dan melihat keindahan alam disana. Bahasanya yang mengalir, karakterisasi tokoh-tokohnya yang begitu kuat, dan gambaran latarnya yang begitu hidup, membuat kisah dalam novel ini terasa benar-benar terjadi.

Bagaimana kita harus bersikap tatkala menghadapi dilema kehidupan banyak terajawab di novel ini. Beginilah seorang muslim harus bersikap. Novel ini seperti sebuah penyampaian ajaran agama/dakwah yang bisa dibungkus dalam sebuah alur cerita yang apik. Tak sampai di situ, Ayat Ayat Cinta mengajak kita untuk lebih jernih, lebih cerdas dalam memahami cakrawala keislaman, kehidupan dan juga cinta.

Setelah membaca novel ini saya jadi penasaran ingin melihat filmnya yang memang sudah beredar di bioskop dan internet.!.

Buat yang ingin membaca kisah dibalik pembuatan film Ayat-Ayat Cinta, silahkan dibaca langsung di blog sutradaranya (Mungkin setelah mengetahui proses pembuatannya anda tak akan tega melihat bajakannya) .

1. KISAH_DI_BALIK_LAYAR_AAC_I
2. KISAH_DI_BALIK_LAYAR_AAC_II
3. KISAH_DIBALIK_LAYAR_AYAT-AYAT_CINTA_bag.3
4. KISAH_DI_BALIK_LAYAR_AAC_bag._akhir

Situs Resmi film ayat-ayat cinta http://www.ayatayatcintathemovie.com/